:: Proud as Minangnese ::

Iseng-iseng di tengah waktu istirahat kantor, saya mencoba membuka beberapa blog dari teman-teman saya. Bukannya pengen magabut alias makan gaji buta, tapi load kerja’an saat itu belum terlalu deras. Nah, ketika saya membuka blog Uni Vara, saya menemukan sebuah artikel yang menarik .Ya menarik, karena artikel Uni Vara ini menyentil tentang jati diri saya sebagai orang Minang. Sudah lebih dari 25 tahun saya tinggal di Surabaya, dan belum sekalipun tinggal di Ranah Minang, jadi bisa dikatakan informasi dan engetahuan tentang adat Minang saya masih minus. Bahkan baru 2 tahun terakhir ini saya bisa berbicara dengan menggunakan Bahasa Minang, walaupun hanya sebatas bahasa pergaulan. Itu pun terbantu, karena ayah dan ibu saya di rumah selalu berbahasa Minang.

Begitu lulus kuliah dan mulai bekerja, saya menemukan sebuah fenomena yang cukup aneh. Saat itu saya ditempatkan di wilayah Prabumulih, Sumatera Selatan, dan yang saya temui adalah, 75% rekan kerja saya di perusahaan biru ini berasal dari Urang Awak Minang. Kemudian, saya sempat dikirim ke KL selama seminggu, tentu saja, saya tidak ingin melewatkan kesempatan berbelanja di Bukit Bintang. Ternyata saya juga menmukan banyak sekali pedagang dari Minang, baik pedagang kelontong, kuliner, maupun pakaian. Bahkan orang Malaysia sendiri sangat respek dengan kelompk pedagang dari Minang ini. Mungkin, ada kemiripan budaya antara Minang dengan Malaysia yang membuat mereka bisa menyatu.

Beberapa bulan kemudian, saya dikirim lagi ke Livingston, Scotland, UK. Dan yang luar biasa lagi, masyarakat disana juga mengenal Minang melalui makanan rendangnya. Rekan-rekan dari Malaysia yang menepuh studi di sana pun juga dapat berbahasa Minang. Saat itu lah saya berpikir, alangkah malu nya bila kita tidak mengenal adat istiadat dan nenek moyang saya sendiri. Bangsa ini justru akan seperti bangsa tidak bermartabat dan bermoral bila tidak mampu mengenal prinsip dasar dari asal usulnya.

Orang lain saja telah mampu mempelajari dan menguasai adat istiadat bangsa kita, maka jangan sampai kelak anak cucu saya justru mempelajari budaya Minang di Negeri Orang, bukan di kampungnya sendiri. So, I am proud to be a Minangnese…

Advertisements

~ by aldiparis on August 14, 2008.

8 Responses to “:: Proud as Minangnese ::”

  1. Kalau boleh, apakah saya bisa minta kontak dari kenalan-kenalan Aldi Paris di tempat-tempat yang disebut di atas. YAng masih bisa dihubungi tentunya. Saya ingin melakukan wawancara (jarak jauh atau langsung) (lewat email atau chat) mengenai Minangkabau dari sisi pandang mereka.

    Penelitian saya tentang Minangkabaua adalah penelitian, kalau tidak terlalu muluk, untuk seumur hidup. Karena itu saya sangat hargai bantuan dari kawan-kawan Minangkabau dan non-Minangkabau lainnya yang bsia memberikan informasi sekecil apapun dan apapun jenisnya.

    Link Aldi sudah saya link back. Sekarang kalau boleh tahu tinggal dimana?

    salam,

    http://moendg07.wordpress.com/

  2. Uni Vara,

    Saya tidak begitu terlalu kenal dengan mereka. Kalau di Edinburgh, ketemuan pun hanya sekali dan itu pun saat Jum’atan, terus tukar alamat kontak tidak ada. Sementara kalau di KL, saya tidak sempat berkenalan lebih lanjut karena kami hanya transaksi dagang saja. Sekarang saya tinggal di Pancoran, tapi awal September pindah ke Lirik, Riau. Kalau teman dari Indonesia yang curious soal Minang banyak sih Uni =). Uni tinggal dimana? Salam kenal yak

    Best Regards,

    Aldi Paris
    From Jakarta With Love

  3. saya sekarang tinggal di Berlin Jerman.

    kalau ada yang tertarik soal Minang, bisa direkomendasikan blog Uni ni 🙂

    salam

  4. Assalamualaikum ww,
    Aldi, salam kenal ya. Kalau menilik nama Aldi berasal dari pariaman?
    Paris = pariaman sekitarnya 🙂 Kalau ambo barasa dari Muaro Labuah, Solok Selatan. Saat ini juga karyawan di salah satu perusahaan swasta di Jakarta. Mohon ijin blog Aldi saya tautkan ke blog saya.

    Salam

  5. saya bangga jadi orang minang

  6. Yeah… I love minang… *walopun saya javanese..ehehehe

  7. jd pgen ke minang aquww

  8. Wahh urang awak. Anything about West sumatera just ask me by email. Salam kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: