:: Ali, In Memoriam ::

Sebuah persahabatan tidak bisa diukur dengan waktu, terkadang orang yang sudah lama kita kenal, belum tentu memberikan jaminan arti sebuah kehidupan dalam hidup kita. Namun sebaliknya, cukup singkat pertemuan kita dengan dia, namun sudah banyak nilai-nilai kehidupan yang membuat mata kita terbuka akan kedudukan kita di muka bumi ini. Inilah yang saya alami bersama teman saya [alm] Ali Nurcholis. Jujur saja, antara saya dengan dia bukanlah teman dekat di masa kuliah dulu. Hanya ada 2 hal yang membuat kami dekat, yang pertama, saat camp jurusan di daerah Gondang, Lamongan. Saya masih ingat saat itu, dia “menyelamatkan” saya dari amukan senior-senior yang sudah meledak amarahnya karena ulah saya. Kedua, saat kami sama-sama mengambil mata kuliah Sistem Linier di semeter dua. Namun saya menyerah di tengah jalan oleh sebab terlibat permasalahan dengan dosen saat itu. Sementara Ali terus melaju hingga mendapat nilai A, dia memang tergolong anak yang pandai dan rajin semenjak SMU di Kediri. Kelak, semangat Ali ini pula yang mendorong saya sehingga mampu meraih nilai A di Sistem Linier.

Namun, apa hendak dikata. Allah memiliki jalan lain. Ketika kami sedang mempersiapkan pengkaderan massal untuk adik-adik kelas di jurusan, muncul kabar bahwa Ali mengalami kecelakaan di Mojokerto, dan nyawanya tidak terselamatkan. Sontak, teman-teman segera berkoordinasi untuk segea menuju ke Kediri, tempat almarhum dimakamkan. Begitu tiba disana, hati saya tergetar, kediaman Ali tidak seperti yang saya bayangkan. Rumahnya sangat-sangat sederhana dengan berbalutkan gubuk bambu. Ketika keluarganya menyambut kami, saya tak bisa menyembunyikan rasa sedih yang mendalam. Ali adalah tumpuan hidup bagi keluarganya. Ia telah terbiasa hidup mandiri dan jauh dari keluarga, namun ia sedikitpun tidak merubah kerendahan hatinya. Ali telah memberikan contoh bagi saya, bahwa kekuatan hati jauh lebih besar daripada kekuatan harta. Kini, tepat 5 tahun ia kembali ke haribaan Sang Pencipta. Semoga Allah menghapus semua dosa nya, dan diterima segala amal kebaikannya…Amien..

 

Move on, be brave
Don’t weep at my grave
Because I am no longer here
But please never let
Your memory of me disappear (Dream Theater – Spirit Carries On)

 

– This lyrics always remind me about you my friend –

Advertisements

~ by aldiparis on August 13, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: